FERRY CEDERA SYARAF LEHER

Posted in indo on Juli 25, 2008 by Rosicky

CEDERA punggung yang dialami oleh Ferry Rotinsulu telah diketahui penyebabnya. Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan menyatakan cedera yang dialami oleh kipernya itu disebabkan karena adanya syaraf leher yang terjepit.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) kemarin, diketahui kalau ada satu saraf leher Ferry yang terjepit,” kata Rahmad Darmawan, Pelatih Sriwijaya FC, Rabu (23/7).

Mantan pelatih Persija ini juga menyatakan bahwa kiper andalan Laskar Wong Kito itu saat ini sedang menjalani terapi untuk proses penyembuhannya.Rahmad tidak bisa memprediksikan berapa lama waktu yang diperlukan Ferry untuk bisa sembuh.

“Saya tidak bisa memprediksikan. Masalah ini sedang dikonsultasikan dengan dokter spesialis syaraf,” papar pelatih berusia 42 tahun itu.

Menurut Rahmad, cedera yang dialami Ferry itu bukan cedera baru. Sejak tahun 2007, kiper berwajah ganteng ini sudah lama menderitanya. “Sebenarnya cedera lama, kadang hilang tapi kemudian kambuh lagi,”

KRISIS FINANSIAL MELANDA SFC

Posted in indo on Juli 25, 2008 by Rosicky

BELUM selesai masalah keuangan yang melanda beberapa klub peserta Indonesia Super League (ISL) 2008, seperti Persija Jakarta maupun Persitara, kini kondisi serupa tengah dihadapi Sriwijaya FC. Juara bertahan Liga Indonesia musim lalu itu, tengah diambang kebangkrutan akibat krisis finansial yang menimpa klubnya.

Seperti yang diakui manajer Sriwijaya, Bariyadi, kondisi keuangan klubnya saat ini memang terkesan gali lubang, tutup lubang. Dari mulai uang muka pemain yang belum terbayarkan sampai gaji pemain yang lebih dari tiga bulan ini masih menunggak.

Total 30 % uang muka yang harus dibayarkan pihak klub kepada pemain, baru dilunasi sebesar 80 % saja. Sedangkan, sejak Maret lalu, para pemain masih belum sepenuhnya menerima gaji.

“Kami akui pembayaran pemain dan pelatih masih belum sepenuhnya terselesaikan,” papar Bariyadi, Kamis (24/7). “Dari total Rp 7 miliar dana APBD untuk musim lalu sudah habis Rp 4,5 juta untuk memutupi pengeluaran musim lalu. Sementara sisa Rp 2,5 juta, sudah habis juga untuk keperluan awal musim kemarin.”

“Untuk gaji pemain, sejak Maret lalu mereka belum menerima gaji yang menjadi haknya. Kalaupun ada kebutuhan mendesak dari pemain, terpaksa saya harus membantunya terlebih dahulu dengan uang pribadi saya,” lanjutnya.

Meski kondisi diakui tengah morat-marit, Bariyadi tetap meyakinkan seluruh pemain serta staf untuk optimis menghadapi ISL musim ini. Pihak manajemen berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk menutupi kebutuhan tim untuk mengarungi kompetisi kali ini dengan berbagai cara.

Terlepas dari itu, Bariyadi tetap berharap ada pihak donatur yang mau meluangkan sedikit dana untuk membantu tim. Mau tidak mau, kelangsungan hidup Sriwijaya saat ini diyakininya sangat bergantung pada kucuran berupa dana maupun barang dari donatur tersebut.

PERSITA DAN PERSITARA MENCARI SOLUSI KRISIS

Posted in indo on Juli 25, 2008 by Rosicky

KARENA kondisi stadion yang dianggap tak layak, membuat Persita Tangerang dan Persitara Jakarta Utara harus bermain di luar kandang mereka sendiri. Kedua tim ini sekarang berupaya mencari solusi agar keuangan mereka tidak membengkak.

Dalam dua laga awal Indonesia Super League (ISL) 2008, Persita bermain di dua tempat. Laga pertama dia Stadion Si jalak Harupat, sedangkan laga kedua di Stadion Siliwangi, Bandung.

Hal yang sama juga dialami Persitara. Dua laga awal ISL terpaksa mereka mainkan di Stadion Si Jalak Harupat. Tak heran, kondisi tersebut membuat anggaran kedua tim membengkak.

“Sudah jelas sekali budget kami membengkak,” kata Andi Mulyadi, Manajer Persita, Kamis (24/7).

Andi menjelaskan akibat tidak bisa bermain di kandang sendiri, Pendekar Cisadane terpaksa melakukan beberapa perubahan budget. Mereka juga melakukan berbagai upaya untuk memecahkan masalah tersebut.

“Kami sedang berupaya mencari sponsor-sponsor. Hasilnya belum bisa diketahui karena masih dalam taraf penjajakan,” papar Andi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Hari Ruswanto, Manajer Persitara. Dua partai awal yang dijalani Laskar Si Pitung benar-benar sangat mempengaruhi kondisi finansial mereka. Kerugian hingga ratusan juta rupiah pun terpaksa harus mereka tanggung.

Hari sendiri menuturkan pihaknya sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya. Tapi dengan kondisi dimana timnya bermain nomaden, sulit untuk mencari sponsor tetap.

“Kami sekarang sedang mengharapkan BLI (Badan Liga Indonesia) untuk memperbolehkan kami menggunakan Stadion Lebak Bulus,” ujar Hari.

PERSIBA BERSEDIA TAMPIL DI SEGIRI

Posted in indo on Juli 25, 2008 by Rosicky

PERSIBA Balikpapan akan menjalani laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2008 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (27/7). Meski Segiri bukan stadion utama mereka, Manajer Eksekutif Persiba, Dimyatie Riza menyatakan tidak masalah timnya bermain di stadion tersebut.

Beberapa waktu lalu, stadion utama Beruang Madu, Stadion Persiba diterjang angin puting-beliung. Akibatnya kondisi stadion rusak, sehingga harus direhabilitasi. Kondisi tersebut akhirnya membuat Persiba tidak bisa menjadikan stadion utamanya itu sebagai home base selama kompetisi ISL 2008 berlangsung.

“Tidak masalah kami bermain di Segiri. Lagipula jarak antara Balikpapan dengan Samarinda juga tidak terlalu jauh,” ujar Dimyatie, Jumat (27/7).

Untuk membiasakan diri bermain di Segiri, tim asuhan Peter Butler inipun melakukan adaptasi dengan lapangan. Selama pasca renovasi, inilah kali pertama Beruang Madu bermain di stadion yang menjadi home base Persisam Putra Samarinda.

Ketika ditanya kapan akan kembali menggunakan Stadion Persiba, Dimyatie belum bisa memberikan kepastiannya. “Kami belum tahu. Sejauh ini masih dilihat kerusakannya ada di bagian mana saja,” paparnya.

Dimyatie juga menambahkan pemakaian Segiri sebagai kandang sementara Beruang Madu sudah mendapat ijin dari Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI).

SKUAD JUKU EJA BERANGSUR PULIH

Posted in indo on Juli 25, 2008 by Rosicky

SETELAH sejumlah masalah cedera sempat mengganggu, kini PSM Makassar mulai bisa bernafas lega dengan semakin pulihnya para pemain mereka. Menjelang dua laga tandang melawan Persiba, Minggu (27/7), dan PKT Bontang, Jumat (1/8), Juku Eja siap menampilkan kekuatan penuh.

Sebelumnya, dua pemain asing PSM, Ouadja Lantame dan Aldo Baretto, serta kiper kedua mereka Frengky Irawan, sempat mengalami cedera. Namun, kabarnya ketiga pemain itu kini mulai berangsur-angsur pulih dan siap tampil di Samarinda, Jumat depan.

“Beberapa pemain yang cedera kini kembali pulih,” papar Asisten Manajer Bidang Teknik PSM, Yopi Lumoindong, Jumat (25/7). “Meski seluruh pemain kami tidak dalam kondisi 100 persen, minimal dalam laga tandang kali ini mereka bisa mencapai kondisi 70 persen.”

Hari ini (25/7), para penggawa PSM dijadwalkan bertolak menuju Samarinda, untuk persiapan laga melawan Persiba di Stadion Sempaja. Sebelum berangkat sekitar 18 pemain yang ikut serta juga berkumpul di Masjid Raya Makassar, untuk melakukan prosesi perpisahan, dengan didahului sholat Jumat berjamaah